banyak faktor yang menguatkan Indonesia tidak dapat dikategorikan sebagai Negara curang seperti yang disebutkan oleh presiden Donald Trump dihadapan publik.

Wakil dubes AS untuk Indonesia menjelaskan mengenai perintah dari Donald Trump agar menyelidiki penyebab dari defisit neraca dalam perdagangan terhadap Negara yang menjadi mitra, termasuk Indonesia. Hal tersebut dilakukan Donald Trump untuk membuka segala hambatan perdagangan dari produk-produk Amerika Serikat. Pada saat melakukan perintah Donald Trump menyebutkan sejumlah Negara yang telah melakukan kecurangan dalam perdagangan termasuk Indonesia yang membuat defisit Amerika Serikat.

Menurut Wakil dubes AS tindakan yang dilakukan oleh Donald Trump merupakan bagian dari kebijakan ekonomi pemerintahan Amerika Serikat yang ingin mengembangkan potensi judi togel dalam perdagangan serta mengurangi berbagai hambatan yang akan mempersulit ekspor barang Amerika serikat keluar negeri. Pemerintah Amerika Serikat tengah mencari solusi terhadap adanya hambatan yang mempersulit produk dari Amerika Serikat masuk kebeberapa pasar.

Wakil dubes AS juga menyebutkan bahwa kebijakan tersebut tidak akan berdampak kearah negatip terhadap perdagangan dari kedua Negara, serta tidak ada hukuman kepada Indonesia apabila proses penyelidikan telah selesai dilakukan. Kementrian dalam negeri pun meminta perwakilan dari kementrian perdagangan di Washington DC agar memantau serta mengikuti perkembangan dari pernyataan Donald Trump yang telah menilai Indonesia melakukan kecurangan dalam perdagangan.

Menguak tudingan Donald Trump atas kecurangan Indonesia

Pakar ekonomi dari UI Rizal E Salim telah menilai jika tudingan presiden Trump kepada Indonesia kurang tepat, karena Donald trump tidak meyebutkan bentuk kecurangan yang dilakukan Indonesia. Menurut Rizal, defisit neraca dari perdagangan sebuah Negara ditentukan dari banyak hal. Misalkan seperti adanya perjanjian bilateral, daya saing dengan produksi dari Negara lain dan yang lainnya. Sedangkan Donald Trump tidak memaparkan kecurangan yang dilakukan Indonesia masuk dalam karegori yang mana.

Rizal menjelaskan bahwa kecurangan yang dilakukan oleh suatu Negara terhadap perdagangan internasional telah ada aturannya yang ada di WTO (world Trade Organization), apabila terjadi kecurangan, maka akan ada mekanisme serta prosedur pemberian sanksi terhadap Negara yang melakukan kecurangan. Selain itu, Rizal juga menjelaskan bahwa Indonesia perlu mengevaluasi kerja sama dan seluruh skema perdagangan dengan AS, untuk dapat memastikan tudingan Donald Trump kepada Indonesia.

Alasan Indonesia tidak dapat dituding Donald Trump sebagai Negara yang curang

BI mengingatkan kepada kementrian perdagangan agar melakukan pengawasan terhadap permintaan presiden Trump untuk melakukan tindakan investigasi mengenai defisit Neraca AS, defisit neraca Amerika Serikat mencapai 500 miliar dollar sepanjang tahun 2016, sedangkan defisit Amerika Serikat kepada Indonesia mencapai 13 miliar dolar.

Deputi Gubernur BI menjelaskan bahwa Indonesia tidak masuk dalam kategori sebagai Negara yang melakukan kecurangan seperti yang ditudingkan oleh Donald Trump. Menurutnya ada 3 syarat yang telah dipakai oleh pemerintah Amerika Serikat dalam mengkategorikan Negara yang melakukan kecurangan terhadap perdagangan togel online internasional.

  • Negara yang mempunyai surplus dari perdagangan atas Amerika Serikat yang mencapai 20 miliar dolar per tahun, sedangkan Indonesia hanya mencapai 13 miliar dolar.
  • Neraca berjalan surplus, sementara neraca berjalan yang dimiliki Indonesia masih defisit 1,8-2% dari PDB.
  • Intervensi kurs 1 arah terus menerus selama setahun sampai 2% dari PDB, yaitu intervensi dilakukan bank central agar membuat kurs melemah terhadap AS, agar ekspor ke Amerika lebih murah, jika Indonesia melakukan hal tersebut justru mencegah rupiah melemah.

Namun Rizal mengungkapkan jika tudingan Donald Trump terhadap indonesia sebagai penyebab dari defisit necara AS sangat tidak tepat disampaikan didepan publik sebelum bukti kajiannya ada.