Publik Rusia dibuat gempar dengan ditangkapnya Dmitry Baksheev dan Natalia. Suami istri ini adalah pasangan kanibal yang sudah menyantap sedikitnya 30 orang.

Perkembangan dunia sbobet sepertinya membuat peradaban manusia makin gila saja. Bukannya harus saling membantu, pasangan suami istri asal Rusia ini justru membuat gempar karena ulahnya. Bagaimana tidak, Dmitry Baksheev dan Natalia terungkap menjadi pasangan kanibal yang sudah memakan sedikitnya 30 orang!

Seperti layaknya kamu yang menyantap daging sapi, ayam atau kambing, Dmitry dan istrinya memperlakukan daging manusia sebagai kudapan lezat. Mereka berdua tanpa dosa menikmati kepala manusia sebagai santapan makan malam bersama dengan daging manusia yang dibuat acar serta ditaruh di toples. Karena aksi mengerikan ini, Dmitry dan Natalia pun langsung ditangkap kepolisian Rusia.

Terungkap Berkat Selfie Bareng Jenazah

Aksi kanibalisme gila yang dilakukan Dmitry dan Natalia ini terbongkar lewat foto selfie di HP mereka. Media Rusia melaporkan bahwa awal mulanya seorang pekerja konstruksi bernama Roman Khomyakov menemukan HP milik Dmitry yang terjatuh di jalan. Roman pun langsung melaporkan temuannya itu ke kantor polisi setempat pada 11 September 2017, seperti dilansir news.com.au.

Bukan tanpa alasan jika Roman melapor, karena dia sangat shock melihat foto-foto di HP itu yang memperlihatkan Dmitry dan istrinya tengah selfie dengan jenazah yang mereka bunuh. Ada beberapa foto saat Dmitry selfie dengan kepala atau pergelangan tangan. Bahkan Roman sempat ketakutan setengah mati waktu Dmitry menyapanya di jalan dan bertanya perihal HP-nya yang jatuh.

Atas laporan Roman, kepolisian pun melakukan penelusuran lewat SIM card dan diketahui jika sang pemilik ponsel tinggal di asrama kampus penerbangan militer Krasnodar dengan nama Dmitry Baksheev, karyawan asrama. Saat dilakukan penggerebekan di rumah Dmitry dan Natalia itu, polisi menemukan potongan tubuh perempuan muda. Ada delapan bagian tubuh beku dan kulit manusia di rumah mereka.

Jadi Kanibal Selama 20 Tahun

Usai ditangkap, pengakuan Dmitry dan Natalia pun semakin membuat ngeri saja. Karena ternyata aksi kanibalisme Dmitry ini sudah dimulai sejak tahun 1999 yang berarti hampir 20 tahun lamanya. Sepanjang itu pula, Dmitry dan Natalia sudah memakan sedikitnya 30 orang.

Saat beraksi, Dmitry serta sang istri membius korban dengan obat penenang Corvalol. Setelah menyerang dan membunuh korban, mereka dengan cuek menyimpan jenazah para korban di lemari es, freezer dan ruang bawah tanah sebelum akhirnya dimakan begitu saja seperti persediaan makanan musim dingin. Kasus pasangan suami istri kanibal asal Rusia ini jelas menambah panjang daftar kanibalisme dalam peradaban manusia modern.

Sejarah mencatat jika aksi kanibalisme diketahui pertama kali terjadi pada 1936. Di mana seorang pedophilia bernama Albert Fish menculik dan membunuh korban lalu secara sadis dimakannya. Tak kalah geger dari pasangan Rusia, Ukraina juga sempat dibuat gempar dengan ditangkapnya Andrei Chiatilo. Andrei ternyata memperkosa dan membunuh sekitar 50 orang untuk dimakan kemudian. Andrei sendiri sudah dieksekusi mati pada 14 Februari 1994.

Untuk era tahun 2000-an, ada dua kasus kanibalisme yang menarik perhatian. Adalah Armin Meiwes yang mencari korban lewat iklan poker88 di internet. Armin yang menghebohkan Jerman ini mengaku bahwa dia sudah berhasrat ingin membunuh dan memakan manusia sejak berusia 12 tahun. Kasus kedua dilakukan oleh David Viens, seorang juru masak restoran. Pada bulan Oktober 2009, David yang usai bertengkar hebat dengan sang istri yang akhirnya tewas, begitu tega menghilangkan jejak mayat dengan memasak jenazah istrinya dan disajikan kepada pengunjung restoran.