saling ancam dengan kekuatan antara AS dan Korut membuat kedua Negara tersebut semakin memanas.

Perang ancaman antara AS dan Korut semakin memanas dengan hadirnya pasukan Armada perang dari Amerika Serikat termasuk dari kapal induk yang bertenaga nuklir USS Carl Vinson telah siaga di wilayah Semenanjung Korea. Kapal perang Amerika Serikat telah dilengkapi dengan rudal jelajah Tomahawk sudah berada tidak jauh dari uji coba nuklir Korut, tetapi Pyongyang tidak gentar dan tetap leluasa untuk melakukan manuver kemiliteran.

Kim Jong Un sebagai penguasa Korea Utara bahkan sudah menggelar parade kemiliteran besar-besaran serta telah menguji rudal balistik meskipun gagal. Korea Utara nampaknya semakin menegaskan sikapĀ togel singapore untuk mempertahankan Negara dengan kekuatan senjata penuh untuk merespon langkah Amerika Serikat.

Namun tampaknya Amerika Serikat masih berhati-hati untuk melakukan serangan kepada Korea Utara, tidak seperti yang AS lakukan pada pangkalan Suriah, tetapi kasus Korea Utara berbeda dengan suriah, yang mana melakukan penyerangan kepada Pyongyang akan beresiko jauh lebih bahaya, yang terutama merupakan resiko bencana hujan nuklir.

Alasan AS belum dapat menyerang korut dengan mudah

Kasus Suriah dan Korea Utara berbeda terhadap konfrontasi dengan As, jika Suriah saat ini diyakini tengah berambisi untuk memiliki nuklir, maka berbeda kasus dengan Korea Utara yang sudah memiliki nuklir dengan persiapan kemampuan yang sudah matang pada beberapa tahun terakhir.

  • Ada perjanjian soal gencatan senjata

Pertempuran korea dihentikan pada 27/7/1953 dibawah perjanjian soal gencatan senjata ditandatangani oleh Beijing dan Wahsington yang masing-masing mewakili Korea Utara dan Korea Selatan. Sehingga apabila Amerika Serikat memulai serangan, maka akan mematahkan isi dari perjanjian soal gencatan senjara Korea yang telah disahkan PBB.

  • Nuklir Korea Utara menjadi pertimbangan

Pyongyang telah meluncurkan lima kali senjata nuklir sebagai uji coba dan telah mengklaim bahwa berhasil melakukan uji coba miniatur dari hulu ledak senjata nuklir, meskipun klaim tidak pernah ada verifikasi dengan cara independen. Selain senjata nuklir, Korea Utara juga mempunyai rudal dengan jarak menengah yang bebahaya serta sudah diuji coba tahun lalu. Senjata nuklir dan rudal antar benua Korea Utara inilah yang di duga menjadi pertimbangan Amerika Serikat tidak bertindak gegabah untuk nekat menyerang wilayah Pyongyang.

  • China akan pasang badan jika korut diserang

Tahun 1961 china dan Korea Utara menandatangani sebuah perjanjian yang mana kedua Negara tersebut diwajibkan menawarkan bantuan militer dan lainnya apabila salah satu Negara mendapat serangan. Perjanjian tersebut berlaku hingga 2021 mendatang, china yang terikat perjanjian dipastikan akan melakukan pembelaan untuk Korea Utara apabila diserang Amerika Serikat.

  • Jika AS serang korut maka korsel dalam bahaya

Seoul sebagai Ibu Kota korsel hanya berjarak 40 km dengan perbatasan Korea Utara, dan sangat rentan mendapat serangan rudal ataupun nuklir dari Kim Jong Un yang artinya apabila Amerika Serikat Nekat melakukan penyerangan terhadapt korut maka ancamannya adalah Ibu Kota Korsel dalam bahaya.

Korut siapkan kekuatan hadapi serangan AS

Kemampuan dari senjata nuklir Korea Utara masih diselimuti misteri togel singapura pasalnya Korut sangat terisolasi dan rahasia. Tahun lalu, korut lakukan uji coba senjata nuklir, dalam pengujiannya memungkinkan untuk dapat menembakkan rudal berhulu ledak nuklir kepada AS. Dan sekarang ini, korut tengah mengembangkan rudal balistik yang mampu capai pantai barat Amerika Serikat yang dapat membunuh 100 ribu orang tentu akan menjadi bencana bagi Amerika Serikat.