para kapal-kapal perang koalisi Amerika Serikat berdatangan untuk melalukan latihan militer gabungan diantaranya, Inggris, Perancis, Jepang dan Korea Selatan.

Setelah kapal perang dari Amerika Serikat berlayar di kawasan semenanjung Korea, yang nampaknya tidak digubris serius oleh Rezim Korea Utara yang mengaku tidak takut, kini giliran negara-negara lainnya yang mendukung tindakan pemerintahan Amerika Serikat yang melakukan peringatan kepada Kim Jong Un terhadap uji coba rudal dan nuklir judi online yang sering dilakukan Korea Utara.

Kini telah hadir kapal-kapal perang dari berbagai negara di Semananjung Korea untuk mendukung dan memperkuat kekuatan dari kapal perang Amerika Serikat. Meskipun mendapat ancaman dari Korea Utara yang akan menenggelamkan kapal perang Amerika Serikat yang masih berada di Semenanjung Korea namun nampaknya pihak Amerika Serikat tidak gentar untuk mundur tetapi justru pihak Amerika serikat kini mendapat dukungan dan kekuatan dari angkatan perang di negara lainnya yang siap membantu kekuatan dari Amerika Serikat.

Kapal perang negara lain menambah kekuatan Amerika Serikat di Semananjung Korea

Kapal perang dari Perancis ikut merapat di Semananjung Korea, pada 30 April 2017 lalu kapal perang Perancis tiba di kawasan laut Jepang untuk melakukan latihan militer gabungan bersama angkatan laut Jepang. Dengan hadirnya kapal perang perancis ini, maka tentu menambah daftar panjang negara yang ikut terlibat dalam konflik yang semakin memanas di Semananjung Korea.

Kapal perang Amfibi punya Perancis telah tiba dipelabuhan angkatan laut Sasebo. Prefektur Nagasaki. Pasukan armada Perancis di jadwalkan akan bergabung dengan kapal-kapal lainnya seperti Jepang, Inggris dan Amerika Serikat untuk menjalankan latihan militer gabungan.

Latihan militer gabungan tersebut dijalankan di tengah-tengah tensi ketegangan yang ada di Semananjung Korea, sebab di hari yang bersamaan, pihak Korea Utara kembali melakukan aksi nakalnya dengan melakukan uji coba rudal dengan jarak jauh. Korea Utara kembali melakukan aksi yang telah dikecam oleh sejumlah negara di dunia. Hal tersebut semakin membuat Amerika Serikat dan sekutunya meradang, Korea Utara yang selalu melakukan uji coba rudal yang dapat membahayakan negara.

Latihan militer gabungan antara Amerika Serikat, Jepang, Perancis dan Inggris tersebut dikabarkan akan dilaksanakan dari 3 sampai 22 Mei mendatang uang bertempat di perairan laut Jepang, Mariana Utara dan juga diperainagn Guam di Pasifik.

700 awak armada dari kapal Mistar serta kadet muda lainnya dari perancis dikabarkan akan ikut terlibat pada latihan militer gabungan tersebut. awak kapal perancis akan bergabung dengan 60 awak kapal dari Inggris, dan 220 militer dari Jepang dan sejumlah awak kapal dari Amerika Serikat untuk melakukan latihan militer gabungan yang dirancang dapat menguatkan kerja sama dan kepercayaan masing-masing negara yang terlibat.

Korea Selatan juga akan mengikuti latihan militer gabungan tersebut dengan memeprsiapkan kapal perangnya. bahkan kapal Jepang telah di Ijinkan untuk menggunakan senjata ditengah ancaman dari Korea Utara terhadap kapal-kapal Amerika serikat, armada perang raksasa dari jepang siap mengawal kapal Amerika Serikat menuju tempat latihan gabungan antar negara tersebut.

Korea utara semakin terkepung di Semananjung Korea

Perang dingin antara Korea Utara dengan sejumlah negara yang bekoalisi dengan Amerika Serikat kini dalam kondisi tengang. Tidak mau kalah, rezim Korea Utara juga dikabarkan telah melakukan berbagai latihan artileri besar-besaran untuk menunjukkan kepada negara-negara yang berkoalisi dengan Amerika Serikat. Bahkan 29/4/2017, Pyongyang kembali melakukan uji coba rudal balistik yang meledak tidak lama setelah diluncurkan. Kabarnya poker online, China dan Rusia terlibat atas caruk maruk yang terjadi tersbut.