Month: November 2017

Heboh, Suami Istri Kanibal Pemakan 30 Orang Ditangkap di Rusia

Publik Rusia dibuat gempar dengan ditangkapnya Dmitry Baksheev dan Natalia. Suami istri ini adalah pasangan kanibal yang sudah menyantap sedikitnya 30 orang.

Perkembangan dunia sbobet sepertinya membuat peradaban manusia makin gila saja. Bukannya harus saling membantu, pasangan suami istri asal Rusia ini justru membuat gempar karena ulahnya. Bagaimana tidak, Dmitry Baksheev dan Natalia terungkap menjadi pasangan kanibal yang sudah memakan sedikitnya 30 orang!

Seperti layaknya kamu yang menyantap daging sapi, ayam atau kambing, Dmitry dan istrinya memperlakukan daging manusia sebagai kudapan lezat. Mereka berdua tanpa dosa menikmati kepala manusia sebagai santapan makan malam bersama dengan daging manusia yang dibuat acar serta ditaruh di toples. Karena aksi mengerikan ini, Dmitry dan Natalia pun langsung ditangkap kepolisian Rusia.

Terungkap Berkat Selfie Bareng Jenazah

Aksi kanibalisme gila yang dilakukan Dmitry dan Natalia ini terbongkar lewat foto selfie di HP mereka. Media Rusia melaporkan bahwa awal mulanya seorang pekerja konstruksi bernama Roman Khomyakov menemukan HP milik Dmitry yang terjatuh di jalan. Roman pun langsung melaporkan temuannya itu ke kantor polisi setempat pada 11 September 2017, seperti dilansir news.com.au.

Bukan tanpa alasan jika Roman melapor, karena dia sangat shock melihat foto-foto di HP itu yang memperlihatkan Dmitry dan istrinya tengah selfie dengan jenazah yang mereka bunuh. Ada beberapa foto saat Dmitry selfie dengan kepala atau pergelangan tangan. Bahkan Roman sempat ketakutan setengah mati waktu Dmitry menyapanya di jalan dan bertanya perihal HP-nya yang jatuh.

Atas laporan Roman, kepolisian pun melakukan penelusuran lewat SIM card dan diketahui jika sang pemilik ponsel tinggal di asrama kampus penerbangan militer Krasnodar dengan nama Dmitry Baksheev, karyawan asrama. Saat dilakukan penggerebekan di rumah Dmitry dan Natalia itu, polisi menemukan potongan tubuh perempuan muda. Ada delapan bagian tubuh beku dan kulit manusia di rumah mereka.

Jadi Kanibal Selama 20 Tahun

Usai ditangkap, pengakuan Dmitry dan Natalia pun semakin membuat ngeri saja. Karena ternyata aksi kanibalisme Dmitry ini sudah dimulai sejak tahun 1999 yang berarti hampir 20 tahun lamanya. Sepanjang itu pula, Dmitry dan Natalia sudah memakan sedikitnya 30 orang.

Saat beraksi, Dmitry serta sang istri membius korban dengan obat penenang Corvalol. Setelah menyerang dan membunuh korban, mereka dengan cuek menyimpan jenazah para korban di lemari es, freezer dan ruang bawah tanah sebelum akhirnya dimakan begitu saja seperti persediaan makanan musim dingin. Kasus pasangan suami istri kanibal asal Rusia ini jelas menambah panjang daftar kanibalisme dalam peradaban manusia modern.

Sejarah mencatat jika aksi kanibalisme diketahui pertama kali terjadi pada 1936. Di mana seorang pedophilia bernama Albert Fish menculik dan membunuh korban lalu secara sadis dimakannya. Tak kalah geger dari pasangan Rusia, Ukraina juga sempat dibuat gempar dengan ditangkapnya Andrei Chiatilo. Andrei ternyata memperkosa dan membunuh sekitar 50 orang untuk dimakan kemudian. Andrei sendiri sudah dieksekusi mati pada 14 Februari 1994.

Untuk era tahun 2000-an, ada dua kasus kanibalisme yang menarik perhatian. Adalah Armin Meiwes yang mencari korban lewat iklan poker88 di internet. Armin yang menghebohkan Jerman ini mengaku bahwa dia sudah berhasrat ingin membunuh dan memakan manusia sejak berusia 12 tahun. Kasus kedua dilakukan oleh David Viens, seorang juru masak restoran. Pada bulan Oktober 2009, David yang usai bertengkar hebat dengan sang istri yang akhirnya tewas, begitu tega menghilangkan jejak mayat dengan memasak jenazah istrinya dan disajikan kepada pengunjung restoran.

{ Comments are closed }

Facebook Sebarkan Iklan Politik Yang Berkaitan Dengan Rusia

Facebook berencana akan menyebarkan atau memberikan berbagai informasi tentang iklan politik yang berhubungan dengan Rusia terhadap pemilu di Amerika.

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg mengatakan perusahaannya akan membagikan atau menyebarkan 3.000 iklan politik yang berhubungan dengan Rusia dengan penyidik ​​AS. Dia juga berjanji untuk membuat iklan politik lebih transparan di jaringannya di masa depan. Ini tentu berkaitan erat dengan isu pemilihan agen poker yang lalu yang mengaitkan antara Trump dengan Vladmir Putin. Ada yang mengatakan jika Trump didukung Putin saat kampanye.

Facebook Dituntut Lebih Transparan

Dalam hal ini, Mark Zuckerberg mengatakan; “Kami akan bekerja sama dengan orang lain untuk menciptakan standar baru untuk transparansi iklan politik online,” katanya dalam sebuah perkataan langsung melalui profil Facebook-nya. Dia juga mengatakan bahwa iklan politik sekarang akan membawa penafian (disclaimers) tentang kampanye atau organisasi mana yang membayarnya.

Dia menambahkan bahwa perusahaan tersebut terus menyelidiki kasus pelaku orang luar yang menyalahgunakan platform periklanannya, termasuk Rusia dan “negara-negara bekas Soviet” lainnya. Kemudian, langkah untuk berbagi rincian dengan penyidik ​​muncul setelah tekanan publik yang cukup besar agar Facebook lebih transparan – dan ditafsirkan oleh beberapa orang sebagai usaha untuk menangkis peraturan potensial dari pemerintah AS.

Apa iklannya? Awal bulan ini terungkap bahwa iklan bermuatan politis telah ditargetkan pada pemilih Amerika, yang dipercaya oleh Facebook dibayar oleh aktor Rusia yang memiliki hubungan dengan Kremlin. Iklan tersebut tidak mendukung kandidat tertentu, kata Facebook, namun malah lebih pada informasi yang menjadi pada topik hangat, seperti imigrasi. Perusahaan tersebut mengatakan akan membagikan rincian iklan tersebut dengan para penyidik AS secara detail mengenai campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden 2016 yang lalu.

Mengapa Facebook membaginya? Dalam sebuah postingan sebuah blog yang menjelaskan hal tersebut, kepala kebijakan Facebook, Elliot Schrage, menulis: “Setelah tinjauan hukum dan kebijakan yang ekstensif, kami telah menyimpulkan bahwa membagikan iklan yang telah kami temukan memiliki hubungan dengan Kongres, dengan cara yang sesuai dengan peraturan untuk melindungi informasi pengguna, akan membantu pihak pemerintah untuk menyelesaikan pekerjaan penting mereka dan menilai apa yang terjadi dalam pemilihan 2016.

Rusia Menolak Memiliki Hubungan dengan Iklan

Pihak Facebook mengatakan; “Itu adalah penilaian yang hanya bisa dilakukan oleh penyidik ​​yang memiliki akses terhadap intelijen dan informasi rahasia dari semua perusahaan dan industri terkait – dan kami ingin melakukan bagian kami. Kongres paling baik ditempatkan untuk menggunakan informasi yang kami dan orang lain berikan untuk menginformasikan publik secara komprehensif dan menyeluruh.” Untuk alasan itulah, senator Demokrat Mark Warner, wakil ketua Komite Intelijen Senat, memuji keputusan Facebook.

Tapi, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyanggah apa yang dikatakan Facebook atau penyidik AS dengan mengatakan pada awal bulan ini bahwa Rusia sama sekali tidak berhubungan dengan periklanan tersebut. Dia mengatakan; “Kami belum pernah mendengar hal ini, kami tidak tahu apa-apa tentang ini, apalagi ada masalah dengan urusan ini,” katanya seperti dikutip oleh kantor berita negara, Tass. Ini membuktikan jika ada masalah ketidakpercayaan untuk hasil pemilu Amerika tahun 2016 kemarin.

Tidak hanya iklan politik di Facebook saja, sebelumnya juga ada video propaganda nonton movie yang menampilkan aktor Hollywood Morgan Freeman yang juga menyudutkan Kremlin. Sekali lagi, pihak Kremlin menganggapnya biasa saja walau video tersebut telah menyulut kemarahan para aktor film Rusia. Sepertinya, Rusia memang tidak mau menanggapi apa yang sedang terjadi di AS terkait isu pengaruh Rusia pada pemilihan presiden yang lalu yang memenangkan Trump.

{ Comments are closed }

Opini Muhammadiyah Tentang Pemutaran Film G30S PKI

Muhammadiyah bersikap netral tentang rencana pemutaran film G30S PKI yang menjadi kontroversi. Mereka tidak menganjurkan dan tidak melarang.

Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah mempersilakan seluruh masyarakat yang mau menonton film G30S PKI. Pihaknya tidaklah menganjurkan atau melarang masyarakat untuk menontonnya.

Tak Melarang Tak Menganjurkan Juga

Pihak Muhammadiyah, diwakilkan oleh Haedar Nashir, mengungkapkan bahwa menonton film togel singapore itu telah menjadi hak para masyarakat, itu bukanlah sesuatu yang wajib ditonton. Dan hal itu juga berlaku untuk rencana pemutaran film tersebut yang akan diputar dalam merangka ultah TNI yang ke-72. “Bagi yang mau nonton ya silakan, ada yang tidak mau nonton ya tidak perlu menonton G30S PKI,” ungkapnya setelah acara peletakan batu pertama pembangunan masjid KH Sudja’ yang berada di kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Yogyakarta pada hari Kamis (21/9/17) kemarin.

Menurutnya, ia menambahkan bahwa film tersebut adalah bagian dari sejarah perjalan bangsa Indonesia. “Film tersebut adalah satu dari sebagian banyaknya instrumen sejarah yang bisa dijadikan oleh kita semua alat untuk membaca sebuah sejarah. Ada banyak sekali instrumen sejarah yang mana bisa dijadikan cermin untuk melihat sejarah selain dengan film. Ia memberikan contoh bisa jadi patung dan juga buku yang bisa dijadikan alat untuk melihat sejarah.

“Ada seperti buku-buku sejarah, ada juga tutur-tutur sejarah lewat lisan dan sejarah fisik yang mana menjadi simbol. Apabila kita lihat patung Jendral Soedirman dan patung Jendral Diponegoro, kita bisa ingat peristiwa sejarah,” imbuhnya. Jadi menurutnya tidak harus ada boikot-boikot gara-gara film tersebut. Ia juga menegaskan sikap Muhammadiyah netral kepada isu ini. Mereka tidak terjebak pada pro dan kontra terkait dengan rencana pemutaran film G30S PKI.

“Tontonlah bagi yang mau menonton film G30S PKI, bagi yang tak mau nonton, ya tidak usah nonton,” tukasnya.

Revisi Film G30S PKI

Ada banyak pihak yang mana meminta film tersebut direvisi, termasuk juga Presiden Jokowi. Ia meminta agar film tersebut direvisi dan bisa diterima dengan baik oleh generasi milenial saat ini. Ia mengatakan, “Setiap buku, film, penulisan sejarah dan bahkan tulisan ilmiah saja ada revisinya, jadi ya silakan saja direvisi.”

Haedar juga mempersilakan apabila film tersebut didaur ulang sesuai dengan jaman masa kini. Hanya, sejarah masa lalu bangsa yang kelam tak boleh dihilangkan dalam film revisi terbaru. “Namun tentu saja objektivitas dari peristiwa tak boleh dihapus, itu saja. Poin pentingnya adalah PKI sudah pernah mengkudeta dalam berbagai macam peristiwa dan setelah itu terjadilah peristiwa G30S PKI. Nah itulah yang tidak boleh dihapus,” tegasnya lagi.

Haedar juga mempertegas bahwa Muhammadiyah bersikap netral oleh sebab itu tidk memusingkan tentang bagaimana pro dan kontra pemutaran film itu. Ia mengajak masyarakat terutama generasi muda dan juga pemimpin-pemimpin Indonesia untuk lebih memperkuat lagi rasa nasionalisme. Penghayatan akan ideologi Pancasila memang benar-benar harus dilakukan oleh segenap elemen masyarakat guja terciptanya kedamaian dan kesejahteraan seperti apa yang dicita-citakan oleh bangsa.

“Kalau kita, Indonesia sudah punya ideologi Pancasila dan memahaminya, maka ideologi lainnya seperti komunisme, sekulerisme, dan yang lainnya tidak akan punya hak di Indonesia,” tukasnya.

Hal ini tentunya patut diacungi jempol karena Muhammadiyah tidak condong ke arah manapun, apakah mendukung atau melarang.  Dan Muhammadiyah bahkan dengan santai menegaskan bahwa mereka tidak melarang  dan menganjurkan. Masyarakat harusnya lebih menanamkan ideologi Pancasila agar tidak tergerus ideologi dewa poker yang lain.

{ Comments are closed }

Donald Trump ‘Marah-Marah’ terkait Penyelidikan Rusia dan Hillary Clinton

Karena penyedikan tentang dirinya dan Rusia terkait kemenangannya dalam pemilihan umum 2016, Trump meluapkan emosinya di sosial media.

Sekali lagi, presiden Amerika Serikat, Donald Trump menuai kontroversi. Pasalnya ia melontarkan cuitan kekesalannya judi online dengan berbagai cuitan di Twitter dengan penuh kemarahan tentang ‘kesalahan’ dari Hillary Clinton dan juga partai Demokrat. Tidak hanya itu dirinya juga sangat kesal dengan penyelidikan tentang adanya dugaan campur tangan Rusia.

Meluapkan Amarah Soal Penyelidikan Kolusi dengan Rusia

Kemarahannya itu diluapkan pada hari Minggu (29/10) pagi. Di sana ia meluapkan kemarahannya di tengah laporan bahwa hari ini, Senin (30/10) pihak berwenang kemungkinan bakal melakukan penahana pertama menyoal kasus kolusi dengan Rusia. Trump sendiri bersikeras bahwa tuduhan kolusi yang terjadi antara tim kampanyenya dan juga Rusia hanyalah isu yang ‘palsu’ belaka dan tidak ubahnya hanya sebagai ‘perburuan tukang sihir’. Ia juga menambahkan bahwa partai Republik bersatu untuk mendukung di belakangnya dan juga menuntut mereka semua untuk: “BERTINDAKLAH!” Media sendiri memberitakan bahwa adanya dakwaan pertama yang telah dilaporkan dalam penyelidikan yang langsung dipimpin oleh Robert Mueller itu sudah dilakukan. Penyelidikan itu dilakukan atas dugaan intervensi Rusia dalam pemilihan tahun 2016 guna membantu kemenangan dari Trump.

Meluapkan Kemarahan di Twitter

Tak jelas apakah sebenarnya isi dari dakwaan tersebut, dan juga siapa yang sebenarnya ditargetkan. Dan pada hari Minggu kemarin, 29 Oktober 2017, Trump sendiri mengeluarkan serangkaian kemarahan melalui cuitannya seperti di bawah ini:

  1. “Tak pernah melihat Partai Republik Marah dan bersatu seperti ini menyoal kurangnya penyelidikan pada Clinton yang mana membuat berkas palsu (yang sekarang $12.000.000?)…”
  2. “…kesepakatan Uranium kepada Rusia, 33 ribu lebih email yang sudah dihapus, persekongkolan Comey dan masih banyak lainnya. Mereka malahan justru menyorot pada kasus kolusi Trump/Rusia yang mana palsu…”
  3. “…yang tak ada. Democrat menggunakan ‘perburuan tukang sihir’ yang sangat mengerkan dan juga buruk untuk negara kita ini untuk permainan politik yang sangat jahat. Tapi para politisi R(epublik)…”
  4. “…sekarang melakukan serangan balasan yang tak pernah dilakukan bahkan sebelumnya. Terlalu banyak KESALAHAN yang dilakukan oleh Demokrat/Clinton dan sekarang fakta bermunculan, maka BERTINDAKLAH!”

Dan sekitar satu jam kemudian, Trump menuliskan cuitan lagi: “Semua perbincangan tentang ‘Rusia’ ini terjadi ketika politikus partai Republik mendorong Undang Undang Reformasi dan juga Pemangkasan Pajak. Apakah ini sebuah kebetulan? TIDAK!”

Dianggap Mengalihkan Isu

Warganet yang membaca cuitan-cuitan tersebut langsung bereaksi. Mereka menuduh Trump sedang berusaha untuk mengalihkan perhatian dunia dari penyelidikan Rusia dengan cara berbicara tentang kurangnya sorotan pada Hillary Clinton, yang notabene adalah lawan politiknya saat pemilihan presiden hampir satu tahun yang lalu.

Badan Intelejen AS telah dapat menyimpulkan bahwa pemerintah Rusia sendiri membantu Trump memenangkan pemilihan. Penyelidikan yang dipimpin oleh Mueller ini mencari kaitan antara tim kampanye Trump dengan Rusia. Namun baik pihak Trump dan Rusia menyangkal hal ini, mereka tidak berkolusi. Tim Mueller sendiri diketahui telah melakukan wawancara nonton bioskop online secara ekstensif dengan beberapa orang pejabat Gedung Putih terdahulu dan juga yang saat ini.

Dan sebagai mantan Direktur FBI, Mueller, pada bulan Mei lalu ditunjuk langsung oleh Departemen Kehakiman guna menjadi kepala dan memimpin penyelidikan tersebut, tidak lama setelah Trump memecat James Comey, Direktur FBI. Trump sendiri mengatakan pada hari Jumat (27/10) kemarin bahwa sudah ‘disepakati bersama-sama’ tak ada kolusi antara dirinya dan juga Rusia. ia juga menyatakan dengan sangat tegas bagwa justru yang ada kolusi adalah Hillary Clinton dajn Moskow.

{ Comments are closed }